Haruskah Galau ?


FreeGreatPicture

Galau ! Kata yang sudah umum dan biasa didengar oleh telinga kita. Galau identik dengan remaja dan anak-anak muda, karena kata galau letaknya berdampingan dengan kata Cinta. Mengapa identik dengan remaja dan anak-anak muda ? karena kegalauan sering melanda mereka yang sifatknya memang masih labil dan mudah terombang-ambing dalam mengatasi sebuah masalah dan mengambil sebuah keputusan, hingga timbulah perasaan galau yang sering mereka sebut-sebut. Galau adalah kata lain dari sedih, susah, gundah dan sejenisnya, entah darimana kata ini mulai digunakan namun yang jelas kata Galau menjadi sebuah kata yang acapkali disebut-sebut saat seseorang dirundung masalah. Tapi yang saya herankan kata senang atau bahagia, tidak sepopuler kata Galau. Padahal maknanya jauh lebih baik kata senang atau bahagia. Memang dari segi makna dirasa senang dan bahagia itu jauh lebih baik dan diharapkan. Tapi mengapa kata Galau begitu populer.

“Apakah itu berarti remaja dan anak-anak pada umumnya banyak yang mengalami kegalauan dibanding kebahagiaan?.”

Sebenarnya kata Galau tersebut tidak hanya melanda kaum remaja dan anak-anak muda, tapi dari kalang dewasa pun mulai ikut-ikut memakai kata ini yang berartikan merekapun mengalami perasaan gundah gulana, susah, sedih yang dipopulerkan sekarang menjadi kata Galau.

Kembali kepada topik awal soal cinta, mengapa letak cinta berdampingan dengan kata Galau ? menurut versi saya, letak cinta berada di tengah-tengah antara Galau dan Bahagia, jadi keduanya mengapit perasaan itu, yang ketika terjadi sesuatu jatuhnya dapat diartikan salah satu dari kata tersebut. Simple saja, saat orang mengalami jatuh cinta pasti ia pun juga akan mengalami perasaan Bahagia kalau tidak pastilah kebalikannya, Galau. Jika datar-datar saja atau biasa-biasa saja bukan cinta namanya. Karena rasa cinta itu luarbiasa bahagianya, luarbiasa pula galaunya.

“Jika biasa-biasa saja bukan cinta namanya, jika tidak bahagia bukan cinta namanya.”

Tapi bukan berarti harus galau. Karena cinta tidak sakit, Jika seringkali merasakan sakit bukan cinta namanya. Seperti halnya tubuh kita, jika sering sakit-sakitan berarti tubuh kita tidak sehat, jika sehat tentu tidak lebih banyak sakitnya.

Haruskah galau ??? Tidak,  galau itu adalah sebuah rentetan perjalanan kehidupan yang pasang surut. Tidak mungkin dalam sebuah kisah seseorang mengalami galau terus menerus atau bahkan sebaliknya, bahagia terus menerus. Dan tentu setiap orang tidak berharap kegalauan dalam hidupnya, tapi sekali lagi sirkulasi kehidupan yang pasang surut itu pasti ada. Berbicara tentang cinta yang mengalami kegalauan, sebenarnya galau merupakan kata kunci dalam memutuskan sesuatu. Jika dia bilang cinta, tapi lebih banyak galau dan sakitnya tentu jelas itu bukan cinta. Cinta selalu menyenangkan, membahagiakan tak ada yang dirugikan segalanya ikhlas tanpa harap balasan. Jika masih saja galau, itu perlu dipertanyakan ?

Segala sesuatu yang terjadi pada tiap tiap diri mempunyai tempat dan sesuai porsinya sendiri-sendiri termasuk juga dengan hati ini. Hati ini tempatnya segala perasaan, dari perasaan terbaik hingga perasaan terburuk. Tapi ketahuilah bahwa nurani itu berbicara yang baik-baik. Begitu pula dengan segala sesuatu yang kita alami dan yang menimpa kita, mereka memiliki cara sendiri-sendiri untuk dapat diatasi. Memiliki jalan sendiri-sendiri sebagaimana yang sudah digariskan.

Begitupun dengan cara menanggapi dan menyikapi sesuatu yang terjadi pada diri kita. Seseorang yang menyayangi dirinya, ia tentu akan memutuskan sesuatu atau menyelesaikan masalah dengan cara yang baik, tidak menyakiti dirinya atau pun orang lain. Dalam sebuah masalah, terutama masalah cinta karena yang dibahas oleh buku ini adalah tentang Cinta. Sepertinya acara galau-menggalau turut andil dalam persoalan cinta. Menjelma sebagai perasaan terdalam dan terpeka dalam menghadapi suatu masalah kemudian disebutlah ia galau. Hakikat cinta adalah memberi tak harap kembali, mengasihi dengan hati yang suci, melakukan tanpa pandang mata, pandang hati. Tapi tetap sebuah hati mengharapkan dicintai oleh hati yang lain, yang ia pilih untuk ia cintai. Jadi Galau atau sebuah kegalauan sama sekali tidak ikut andil dalam hakikat cinta.

Tapi bukan berarti galau itu sangat anti dalam hal cinta, namun sangat dekat walaupun sebenarnya hakikat cinta itu tidak ada ‘galau’, karena saking dalamnya perasaan cinta kepada seseorang sampai-sampai perasaannya begitu sensitif dan rentan sekali galau, bagi sebagian orang. Namun bagi sebagian orang lainnya, memiliki tipe saking dalamnya perasaan cinta terhadap seseorang sampai-sampai sakit atau sedih pun tak kerasa. Itulah hebatnya cinta, menjelma merubah menjadi yang luarbiasa. Kadang sulit dipahami karena cinta tidak untuk dipahami, ia terletak dalam ruang kecil yang dalam, ia hanya cukup bisa dirasakan.

Namun, haruskah galau ?, ketika rasa cinta tak terbalaskan, ketika hati sudah memilih kepada siapa ia mencintai dan kepada siapa yang ia harap cintanya ?

Sebenarnya galau itu boleh-boleh saja, asal sesuai porsinya dan tidak berlarut terus dalam kesedihan ketika musibah cinta melanda kita. Karena, segala sesuatu yang berlebihan itu tidak baik. Kita harus ingat, ALLAH SWT tidak menyukai sesuatu yang berlebihan. La Tahzan, La Taghtar !

 

“Janganlah bersedih, Janganlah terlena !.”

 

Yang pada intinya, kita sebagai manusia ketika sesuatu yang kita harapkan tidak berjalan sesuai dengan pemberian ALLAH SWT, kita tidak boleh bersedih dan berlarut dalam kesedihan. Begitupun juga dengan apa yang sudah kita miliki ataupun kesenangan yang sedang kita alami, janganlah terlupa dan terlena sehingga melupakan ALLAH SWT.

Tetaplah bersyukur dan ambilah hikmah daripada sesuatu yang menimpa kita sepahit apapun itu, ALLAH SWT selalu mempunyai rencana yang mana manusia dan siapapun tak bisa menduganya. Tetaplah bersahaja dan tetap berprasangka baik kepada-Nya. Dalam hadist Qudsi ALLAH SWT berfirman:

Sesungguhnya AKU sesuai dengan prasangka hambaku .”

Ukhti – Akhi Cinta ALLAH SWT bermacam-macam:

Ada yang ALLAH berikan ujian dengan orang yang dikasihinya.
Ada yang ALLAH berikan ujian dengan masalah harta dan materinya.
Ada yang ALLAH berikan ujian dengan tahta dan kedudukannya.
Ada yang ALLAH berikan ujian melalui sakit yang menimpanya.
Ada yang ALLAH uji kekuatan iman dan Agamanya.

Tapi, jangan lah bersedih jangan berlarut. Tetaplah bersahaja karena ALLAH SWT selalu mencintai kita dengan cara-Nya, memperindah hidup kita dengan cara-Nya. ALLAH SWT mempunyai alasan terbaik untuk jalan hidup para hamba-Nya. Ketika banyak masalah menimpa kita, mungkin saja ALLAH SWT rindu dengan cara kita mendekati-Nya, rindu dengan kedekatan kita pada-Nya oleh sebab itu lewat masalah ALLAH SWT menyapa kita. ALLAH SWT adalah sebaik-baik tempat kembali.

“Apapun masalahnya, tetaplah berdiri dengan kekuatan hati.”

“Lihatlah bunga matahari, dia memiliki arti sekuat mekarnya ia menantang teriknya sinar matahari di siang hari.”

Segala sesuatunya di dalam hidup sudah bersiap dan tergambarkan. Ada siang ada malam, ada wanita ada lelaki, ada tua ada muda, ada datang ada pergi, ada cinta ada benci, ada senang ada duka. Semuanya saling melengkapi, saling mengisi dan hadir silih berganti. Seperti siang dan malam keduanya hadir diwaktu yang sudah ditentukan. Pada saatnya ia datang dengan keistimewahan dan kelebihannya sendiri-sendiri.

Begitu juga dengan cinta yang telah pergi, yang kita harapkan yang kita pilih yang kita inginkan yang kita doakan. Tapi ALLAH SWT lebih mengetahui, lebih merencanakan yang terbaik, dan lebih memberikan sesuai dengan kebutuhan kita diwaktu yang tepat. Jadi, jangan risau dan galau wahai sahabatku seiman dan seperjuangan, semuanya hadir silih berganti. Akan ada kebahagiaan yang lebih indah daripada yang kita kira, daripada yang kita rencanakan. Kebahagiaan yang tidak pernah kita duga pada saatnya nanti. Janganlah terputus dari harapan, janganlah memutus doa. Jadikan kegalauanmu menjadi sebuah media untuk semakin dekat pada-NyaYang Maha Cinta, menjadi jalan untuk introspeksi dan koreksi diri dan berproses menjadi insan yang lebih baik lagi. ALLAH SWT akan menghadirkan sesuatu yang terbaik yang kita butuhkan sesuai dengan kesiapan kita. Jangan menyalahkan keadaan dan sekitarnya, tidak ada yang salah dalam hidup semua adalah proses menuju sesuatu yang lebih baik. Perbaiki diri, perindah diri, perbanyak amal kebaikan, nyatakan niat dan kesiapan dalam hati, tetaplah tersenyum dan melakukan kebaik-kebaikan untuk menyayangi diri kita sebelum menyerahkan diri kita untuk disayangi oleh orang lain. Perluaslah ukhuwah dan silaturahmi melapangkan hati dari setiap masalah masalah yang menimpa kita. Tetap berprasangka baik pada-Nya.

Dari Abu Hurairah ra. Dari Nabi SAW beliau bersabda:

“Aku tergantung prasangka hamba-Ku kepada-Ku dan AKU akan bersamanya ketika ia mengingat-Ku.” (Muttafaqun ‘alaih)

ALLAH SWT menganjurkan kita untuk berdoa memohon dihindarkan dari takdir yang buruk. Dengan doa yakinlah segalanya dapat berubah menjadi sesuatu yang terbaik, doa mengubah segalanya. Haruskah galau ?
Berdoalah untuk mengusir kegalauan, karena di dalam galau setan akan memperkeruh hati yang sedang resah meracuni pikiran berfikir dan menduga sesuatu yang tidak tidak menambah kesedihan.

“La Tahzan Innallah ma’ana.”

“Jangan Bersedih, Sesunggunya ALLAH SWT bersama kita.”

ALLAH SWT sangat dekat dengan kita, tak perlu cemas dan ragu segala sesuatunya sudah ditentukan sesuai dengan apa yang ada pada diri kita masing-masing terkhususnya jodoh cinta kita, Janji ALLAH SWT tak pernah ingkar. Semua kesedihan adalah pelajaran terbaik kita mengambil nilai hikmah yang akan menjadi bekal hidup di hari esok. Dan bagi siapa saja yang bekalnya banyak, maka ia akan lebih berhati-hati dalam menapaki kehidupan, serta lenih bersyukur kepada-Nya.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s