Lawangku


Agrowisata-Kebun-Teh-Wonosari-300x224
Nama saya Ning Ega Setia Palupi, saya asli Malang dan lahir di Malang. Tepatnya saya tinggal di daerah Lawang, dimana daerah itu terletak di kaki gunung. Hawa dan cuaca di daerah Lawang cukup sejuk karena daerahnya terletak di kaki gunung. Daerahnya memang bukan kota, dan terletak di Malang Utara arah menuju Surabaya. Ibaratnya Lawang adalah pintu gerbang Malang menuju kota besar kedua, Surabaya.

Di kota Lawang terdapat beberapa tempat wisata, baik alam maupun buatan. Wisata alam, ada kebun teh yang terletak merupakan kaki gunung Arjuna, disana sekaligus dimanfaatkan oleh masyarakat dengan membangun wisata hiburan yang banyak dikunjungi oleh wisatawan dari pribumi maupun manca negara, kendaraan atau alat transportasinya juga mudah diakses. Kemudian ada wisata Petik Madu, ini termasuk wisata buatan yang dimana di dalamnya ada wisata petik madu sesuai dengan judul dari tempat wisata itu. Di dalamnya kita boleh mengambil madu sesuai dengan prosedur para pemandunya, ada juga wisata hiburan bagi anak-anak kecil yang berkunjung kesana. Tentang transportasi untuk menuju kesana, memiliki akses yang sangat mudah dibanding ke wisata Kebun teh karena letaknya di tepi jalan besar. Adapun wisata alam yang ada di daerah Lawang yaitu sumber air yang ada diberbagai titik. Saya ambil contoh di salah satu sumber yang bernama Krabaya’an, sumber ini mengalir dari jaman nenek moyang kita dan sampai saat ini masih menjadi wisata dan sumber yang besar hingga menyupply air untuk warga sekitarnya.

Daerah Lawang memiliki suasana pasar yang cukup berbeda dengan pasar-pasar lain. Perbedaannya terletak pada jam waktu pasar itu di mulai beraktifitas. Karena pasar Lawang beraktifitas 24 jam non stop, yang berarti silih berganti penjual yang beraktifitas di pasar sebagai penjual maupun pembeli. Masih banyak pula makanan tradisional yang dijumpai di pasar Lawang, seperti Putu Ayu, Horok-horok, Gethuk, Surabi dan lain-lain.
Dan sering sekali bahkan hampir selalu setiap malam minggu, banyak bus-bus terparkir berjajar di tepi pasar untuk memberi kesempatan para wisatawan berbelanja di pasar Lawang.

Begitulah daerahku, tidak kota tidak pula desa. Aku bangga lahir dan dibesarkan di Lawang, menurutku tidak ada tempat indah dan nyaman selain Lawang. Karena aku anak Lawang.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s