-Sungguh Allah Sangat Berkuasa-


Tuhan (Allah) begitu baik pada setiap makhluknya, ia mampu memberikan, mengasihi, bahkan mengambil apa yang telah ia ciptakan. Semua telah terencana, tertata dan tertulis dengan begitu rapinya. Tanpa aku dan semua orang ketahui apa yang akan terjadi sedetik, semenit, sejam dan besok hingga seterusnya. Tapi aku terus berharap esok selalu lebih baik dari kemarin, atau mungkin ada hal yang bermanfaat yang ingin ku peroleh dari hari kehari.
Akupun juga tak menginginkan sesuatu yang buruk mengisi hariku. Aku yang biasa dipanggil Kina oleh orang-orang terdekatku sampe saat ini menjadi seseorang yang masih kebingungan mencari jati dirinya. Mungkin setiap orang memiliki cita dan keinginan dalam perjalanan hidupnya namun tak semua orang memperolehnya sesuai apa yang mereka inginkan, itulah hidup. Semua orang pasti pernah mengalami hal yang tak sesuai dengan pikiran mereka, tapi dari situlah rasa bersyukur yang akan melatih hati kita agar mampu dan bisa menerima apa yang telah tuhan hadirkan kepada kita.
Suatu hari aku berjalan tanpa tujuan, tapi aku juga tak mau berhenti dan tak sedikitpun merasa capek. Memang saat itu aku memperoleh suatu masalah yang mungkin beberapa orang pernah mengalaminya. Bagaimana tidak aku juga manusia dan aku mengalami ini semua, jadi pada kesimpulannya aku mempunyai teman yang pasti pernah mengalami hal yang sama, sama menimpaku saat ini.
Kala itu juga bingung, sampai mana kaki ini akan melangkah dan sampai kapan hidup ini tak terarah setalah semuanya pergi begitu saja ???.
Kehilangan sosok yang menjadi semangat adalah kelemahan buat kita, iya bukan ?? bagaimana tidak setiap hari sebelum semua ini terjadi, semua terasa indah, senyum tiada henti semangat terus mengalir ibarat sungai Nil yang tenang namun terus mengalir. Sampai-sampai orang yang sering melihatku sumringah tanpa alasan sering berkata “Inilah Taman Bunga, setiap hari bunga-bunganya terus bermekaran tanpa menghiraukan musim apa sekarang ??.” Aku hanya tersenyum dan merasa sudah cukup lebih dari cukup Tuhan (Allah) memberikan sesuatu yang begitu indah, menghadirkan sosok yang jauh membuat hidup ini lebih hidup lagi. Kesalahanku adalah terlalu ditimang oleh kebahagian untuk saat ini, tanpa memikirkan semua yang telah Tuhan (Allah) ciptakan tidaklah kekal, semua bisa diambil sewaktu-waktu. Hingga pada saatnya, semua berbalik 1800 dan tak terpikirkan olehku.
Jujur, tanpa jujurpun Tuhan (Allah) jauh lebih dulu tahu, apa yang aku rasakan ? apa yang harus aku lakukan ? dan bagaimana aku selanjutnya ??. Setiap pagi setiap aku membuka mata aku seperti orang yang tidak pernah bersyukur akan nafas yang telah hadir setiap harinya, selalu saja bertanya, kenapa engkau membiarkan mata ini terbuka lagi ?? selalu saja ada harapan untuk menghadapnya secepatnya. Namun Tuhan (Allah) baik, tak pernah menghiraukan kata-kata orang tanpa semangat dan Alhamdulillah sampai saat ini karena hirauannya aku masih bisa menatap pagi yang cerah, segarnya oksigen setiap harinya, dinginnya lantai yang bertemu dengan telapak kakiku dan panasnya matahari menyengat kulitku itu yang tanpa kita sadari adalah anugrah luarbiasa yang sebagian orang sudah tak lagi bisa merasakannya.
Keadaan ini cukup menyiksaku, hari-hari yang aku lalui tanpa kusadari jauh tidak berguna dibanding seorang peminta-minta dijalanan. Seharusnya aku tak seperti ini seharusnya aku sadar dan jauh lebih berpikir, yaaaah tapi itu semua tidak mudah untuk dilakukan saat hati sedang menggalau. Bagaimana tidak semua pergi begitu saja tanpa ku ketahui apa salahku ?? (jadi inget lagunya D’masive). Setiap malam sebelum tidur otak ini selalu berputar tapi tak lagi berputar untuk yang baik, sering berpikir bertanya-tanya pada diri sendiri dan berujung dalam kebingungan dan tangisan yang sebenernya sudah cukup air mata ini mengalir karnanya, tapi apa daya ?? tau sendirikan manusia gimana ?? sekali lagi aku menyalahkan diriku sendiri kenapa disaat indah itu ada aku begitu lalai, ditimang-timang dan tak sedikitpun berpikir bahwa yang ada itu bukan sejati, bahwa yang ada itu bukan yang abadi selagi tanah masih mau kita injak.
Dan pada sore hari, aku mecoba berjalan menuju halaman bukan taman tapi seperti taman yang cukup mengingatkan sosoknya kepadaku. Sebelumnya aku sudah tak mau lagi mengingatnya mengingat semua hal tentangnya tapi aku ngga tau kenapa pada sore itu aku ingin sekali pergi ke halaman itu, setelah sampai di depan pagar kecil (jalan masuk) halaman, aku berhenti sebentar tak menangis dan tak berjalan hanya diam dan ngga tau, masuk apa tidak… sebentar-sebentar aku rasa ragu itu datang, tapi rasa ingin pergi ke halaman itu begitu besar dan akhirnya aku memutuskan untuk masuk ke halaman itu lagi-lagi aku sama sekali tak berpikir apa tujuanku pergi ke halaman itu.
Setelah beberapa langkah kaki menuju tengah halaman, ada sebuah bangku tempat duduk yang banyak debu di atasnya, akupun berinisiatif membersihkan dan mendudukinya… kosong tanpa apapun. Bagaimana tidak ?? dulu disini ramai sekali, ramai warna-warni suara burung Love Bird bernyanyi satu sama lain dengan pasangannya, seakan-akan menggambarkan suasana dihalaman saat dulu aku masih bersamanya, tapi setelah dia pergi, pergi meninggalkan semuanya, ke halaman yang paling indah milik Allah tentu dia bahagia disana… tapi sampai saat ini aku masih belum bisa menerima kepergiannya yang begitu cepat tanpa meninggalkan pesan terkahir kepadaku…

Ingin marah tapi marah kepada siapa ?? ingin menangis percuma semua takkan kembali !! yang aku bisa hanyalah menyimpan semua dalam hati, dan akan kusampaikan nanti, jika tangan tuhan menyatukan kita lagi….

2 thoughts on “-Sungguh Allah Sangat Berkuasa-

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s